Peduli Bencana Flores: Mahasiswa Relawan Politeknik St. Wilhelmus Gandeng UPTD PPA Kab. Nagekeo Berikan Penanganan Pasca-Gempa dan Trauma Healing

 

Boawae, 25 Agustus 2026 – Sebagai bentuk kepedulian nyata dan wujud aksi kemanusiaan terhadap bencana gempa bumi yang melanda wilayah Flores (Pray for Flores), tim Mahasiswa Relawan Politeknik St. Wilhelmus berkolaborasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Nagekeo turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan logistik serta melaksanakan kegiatan pendampingan psikososial (trauma healing), Selasa (25/8/2026).
Kegiatan aksi cepat tanggap ini dipusatkan di posko penanggulangan bencana dan wilayah terdampak. Kolaborasi ini bertujuan untuk meringankan beban fisik maupun mental warga masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan pasca-gempa.

Penyaluran Bantuan Logistik dan Pendampingan Psikososial

Rangkaian aksi kemanusiaan diawali dengan penyortiran dan pemaketan bantuan logistik, kebutuhan pokok, serta paket makanan yang disiapkan bersama oleh relawan Politeknik St. Wilhelmus dan UPTD PPA Kabupaten Nagekeo di posko utama.
Setelah persiapan bantuan rampung, tim gabungan bergerak menuju lokasi pengungsian untuk berinteraksi langsung dengan para korban. Selain mendistribusikan logistik, fokus utama dari aksi ini adalah memberikan pelayanan trauma healing bagi anak-anak di area terdampak.
Melalui berbagai pendekatan interaktif seperti permainan edukatif, bernyanyi bersama, dan dialog ramah anak, para mahasiswa relawan bersama petugas UPTD PPA berupaya mengembalikan keceriaan anak-anak serta memulihkan rasa trauma akibat guncangan gempa yang dialami.

Wujud Nyata Tridharma Perguruan Tinggi

Perwakilan dari Mahasiswa Relawan Politeknik St. Wilhelmus menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk implementasi dari nilai kepedulian sosial serta Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada poin Pengabdian kepada Masyarakat.
“Kami sangat tergerak untuk mengambil bagian dalam a ksi ‘Pray for Flores’ ini. Berkolaborasi dengan UPTD PPA Kab. Nagekeo memberikan kami ruang untuk tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga memberikan dukungan emosional kepada adik-adik dan warga yang terdampak gempa agar mereka bangkit kembali,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa relawan.
Sinergi antara institusi pendidikan Politeknik St. Wilhelmus dan UPTD PPA Kabupaten Nagekeo ini diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan dalam menanggapi isu-isu sosial, kebencanaan, dan perlindungan masyarakat di wilayah Nagekeo dan sekitarnya.