BOAWAE, 18 SEPTEMBER 2026 — Politeknik St. Wilhelmus sukses menggelar acara Yudisium Diploma III Angkatan ke-18 yang dirangkaikan dengan Pembukaan Tahun Akademik 2026/2027 serta Penyambutan Mahasiswa Baru di kampus Boawae, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 79 mahasiswa resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Ahli Madya (A.Md.) di bidang vokasi pertanian, peternakan, dan akuntansi.

Acara penuh khidmat dan rasa syukur ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Yayasan Santo Wilhelmus Flores (diwakili Sekretaris Yayasan, Bapak WENSLAUS DEMA, bersama Bapak Luis), unsur Forkopimcam Kecamatan Boawae (diwakili Bapak Flori yang juga mantan dosen Politeknik St. Wilhelmus), Kapolsek Boawae, perwakilan Danramil, tokoh masyarakat, serta seluruh jajaran sivitas akademika Politeknik St. Wilhelmus.
Dalam sambutannya, Direktur Politeknik St. Wilhelmus (Maria Emelinda Oko, S.Si.,M.TP) menegaskan bahwa momen keberhasilan ini lahir dari ketangguhan dan keberanian seluruh komunitas kampus dalam menghadapi situasi yang penuh tantangan, termasuk masa pemulihan pasca-gempa bumi.
“Menghadapi situasi saat ini, kita membutuhkan keberanian untuk memulai segala aktivitas dan menentukan nasib selanjutnya. Hari ini adik-adik mahasiswa membuktikan bahwa berada di rumah kita yang sangat sederhana ini, kalian mampu bertahan dan mengakhiri pertandingan akademik dengan sangat membanggakan,” ujar Politeknik St. Wilhelmus.
para lulusan tersebar dari empat program studi unggulan, yaitu:

- D3 Tanaman Pangan dan Hortikultura
- D3 Manajemen Lahan Kering
- D3 Nutrisi dan Makanan Ternak
- D3 Akuntansi
Selain meluluskan 79 mahasiswa, Direktur Politeknik St. Wilhelmus menegaskan komitmennya untuk tidak meninggalkan 3 mahasiswa lain yang masih menyelesaikan masa tugas akhir. Kampus terus melakukan pendekatan pendampingan intensif agar seluruh mahasiswa dapat menuntaskan studinya hingga garis finish.
Mengusung tema besar “Sinergi Vokasi Unggul: Mewujudkan Kemandirian Pangan dan Pengelolaan Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Kompetensi Keahlian”, Politeknik St. Wilhelmus yang kini memasuki usia pelayanan ke-23 tahun terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, yayasan, serta masyarakat sekitar.
Kepada para lulusan, Direktur Politeknik St. Wilhelmus berpesan agar gelar akademik yang diperoleh senantiasa diimbangi dengan etika, moral, dan attitude yang baik di tengah masyarakat. Para alumni diharapkan menjadi duta dan mediator yang membawa nama baik Politeknik St. Wilhelmus di tingkat daerah, nasional, maupun gereja.





